Langsung ke konten utama

Memahami Spesifikasi Genset Diesel Rumah Sakit

Bercocok Tanam Di Lahan Sempit Dengan Sistem Hidroponik Sederhana

Bercocok Tanam Di Lahan Sempit Dengan Sistem Hidroponik Sederhana. Anda hobi bercocok tanam tapi memiliki tempat yang terbatas?. Kenapa tidak coba untuk membuat media tanam menggunakan sistem hidroponik saja?.

Hidroponik merupakan budidaya tanaman tanpa media tanah. Tanpa adanya tanah, maka praktis air-lah yang menjadi penopang kehidupan tanaman sekaligus sebagai sumber nutrisinya. Dengan membludaknya angka pertumbuhan penduduk, tentu lahan hunian serta sumber air pun menjadi semakin terbatas.

Oleh sebab itu, maka sistem bercocok tanam hidroponik ini bisa dibilang sebagai salah satu salah satu sistem menanam tanaman yang paling tepat untuk diaplikasikan di rumah Anda.

Teknik hidroponik sebenarnya terbagi menjadi 6 jenis, yaitu Wick System, Ebb & Flow System, NFT (Nutrient Film Technique) System, Aeroponic System, Drip System dan Water Culture System.

Bercocok Tanam Di Lahan Sempit Dengan Sistem Hidroponik Sederhana
6 Jenis Sistem Tanam Hidroponik (img credits: nosoilsolutions.com)

Namun pada kesempatan kali ini berjibaku.com akan memberikan penjelasan secara detail mengenai sistem wick (sumbu) karena selain cara ini paling mudah untuk diterapkan, teknik hidroponik ini juga bisa memanfaatkan barang-barang bekas seperti botol plastik yang tidak terpakai sebagai bahan utamanya. Dengan demikian, maka tentu sistem hidroponik wick ini jauh lebih eco friendly sekaligus go green.

Menarik lainnya: #Ide Kreatif Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas

Sistem Hidroponik Sumbu (Wick)
Sistem Hidroponik Sumbu atau wick (img credits: internet)

Adapun bahan-bahan awal yang diperlukan untuk membuat teknik cocok taman hidroponik dengan sistem sumbu (wick) adalah sebagai berikut:

1. Siapkan botol minuman mineral bekas yang memiliki kapasitas 1,5 atau 2 liter.
2. Paku untuk melubangi dinding botol
3. Lilin untuk memanaskan paku
4. Pisau cutter atau gunting untuk memotong botol
5. Sekam atau sabut kelapa sebagai media tanam
6. Pupuk hidroponik untuk memberikan nutrisi tanaman, salah satunya bisa dengan menggunakan Nutrisi Hidroponik AB Mix.
7. Kain flanel, handuk, spons atau bahan kain yang menyerap air (memiliki kapilaritas yang baik).

Menarik lainnya: #Jenis Tanaman Hias Cantik Untuk Taman Depan Rumah
 
Langkah-langkah membuat sistem hidroponik sumbu (wick):

1. Bersihkan botol air mineral kemudian potong bagian leher botol dengan menggunakan pisau atau gunting (gambar no.2)
2. Panaskan paku dengan menggunakan lilin dan lubangi dinding botol dengan diameter kurang lebih 1 cm (gambar no.3) untuk sirkulasi udara
3. Posisikan botol yang telah dipotong dengan posisi terbaik (gambar no.4)
4. Lubangi tutup botol air mineral tadi dan buat lubang di sekelilingnya dengan lubang yang lebih besar pada bagian tengahnya (gambar no.5)
5. Selipkan kain flanel ditengahnya yang nantinya berfungsi menjadi sumbu agar air bisa menyerap naik ke atas
6. Isi bagian bawah botol dengan air dan campurkan sedikit nutrisi (gambar no.7)
7. Siapkan media tanam dan bibit tanaman (usahakan yang sudah kecambah) yang siap tanam (gambar no 8)

Nah, demikianlah sedikit tips mengenai cara bercocok tanam di lahan sempit dengan menggunakan sistem hidroponik wick. Selamat mencoba and keep this planet green!

Postingan populer dari blog ini

Dikepung Polusi? Lakukan 5 Kebiasaan Baik ini Agar Paru-Parumu Sehat

Polusi Udara  | Pixabay Bukan rahasia lagi jika di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jakarta dan sekitarnya, sedang mengalami fenomena penurunan kualitas udara. Berbagai solusi pun coba diterapkan, namun faktanya itu tidak benar-benar efektif mengatasinya. Asap kendaraan bermotor, sisa pembakaran dan limbah industri, dan aktivitas manusia lainnya telah menciptakan lingkungan yang semakin tercemar, dan ini jelas bisa berdampak panjang pada kesehatan paru-parumu dan kualitas hidupmu.  Sambil menunggu perbaikan kualitas udara di kotamu, mending kita simak yuk beberapa kebiasaan baik agar paru-paru kamu tetap sehat. Gunakan Masker  Saat kamu berada di luar rumah dan terpapar polusi udara, seperti asap kendaraan atau asap pabrik, gunakan masker udara khusus yang dirancang untuk menyaring partikel kecil yang bisa masuk ke paru-parumu dan merusaknya.  Masker udara ini dapat membantu kamu menghirup udara yang lebih bersih, menjaga kesehatan paru-parumu, dan mengurangi ...

Viral Istilah Toxic Leadership. Memang Apa Sih Bahayanya?

Toxic Leadership | Pixabay Saat ini dunia sosial media sedang dihebohkan dengan istilah toxic leadership . Istilah ini semakin sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan di berbagai media sosial, dan umumnya dibahas oleh kebanyakan para pekerja.  Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan toxic leadership itu dan mengapa istilah ini begitu viral? Lebih penting lagi, apa bahayanya bagi individu dan organisasi? Mari kita membahasnya secara mendalam. Mengenali Toxic Leadership Sesuai dengan namanya, toxic leadership merujuk pada gaya kepemimpinan seseorang yang dianggap merugikan, dan destruktif, yang cenderung menimbulkan kerusakan (fisik maupun mental) dalam lingkungan kerja.  Hal ini dapat mencakup perilaku yang mengintimidasi, memicu ketidakamanan (seperti penghinaan, pemaksaan), menyalahgunakan kekuasaan, dan bahkan mengarah pada perlakuan diskriminatif terhadap anggota tim atau bawahan. Ciri-ciri dari seorang pemimpin toksik diantaranya:  Sangat manipulatif,  Cen...

5 Indikator Ini Bukti Kalau Kondisi Finansial Kamu Sehat

Indikator Kesehatan Finansial| Pixabay Kesehatan finansial merupakan salah satu aspek penting yang berdampak besar pada kualitas hidupmu secara keseluruhan, sekaligus lebih mendekatkan kamu pada tujuan utama keuangan, yakni financial freedom .  Kondisi finansial yang sehat juga dapat memberikan kestabilan, keamanan dan kebebasan finansial yang memungkinkan kamu mencapai tujuan hidup dengan lebih baik, bukan hanya untuk dirimu, tapi juga untuk orang-orang disekitar kamu.  Dalam artikel ini kita akan membahas 5 indikator yang menjadi bukti jika kondisi finansial kamu dalam keadaan sehat. Pendapatan yang Stabil  Indikator pertama yang menunjukkan kesehatan finansialmu adalah memiliki pendapatan yang stabil, minimalnya cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, terutama sandang, pangan dan papan.  Jika penghasilan kamu sudah bisa menutupi pengeluaran rutin, tanpa harus bergantung pada utang atau bantuan finansial tambahan lainnya dari pihak ketiga, maka kamu bisa...