Langsung ke konten utama

Memahami Spesifikasi Genset Diesel Rumah Sakit

Alasan Dan Manfaat Donor Darah Yang Perlu Kamu Ketahui

Alasan Dan Manfaat Donor Darah Yang Perlu Kamu Ketahui. Take and Give, mungkin itulah ungkapan yang paling pas untuk menggambarkan sebuah kehidupan. Banyak orang beranggapan bahwa memberi hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mampu dan memiliki banyak uang saja. Padahal memberi sesuatu tidak hanya berbatas dan melulu soal uang.

Memberikan waktu dan tenagamu untuk menjadi relawan, kamu sudah memberi. Membantu seorang nenek menyeberang jalan, kamu sudah memberi. Selain itu, kamu juga dapat memberi lewat darahmu. Ya, donor darah. Ada banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan akibat kurangnya pasokan darah di dalam tubuhnya. Padahal, sedikit darahmu bisa membuat perubahan besar bagi hidup serta keselamatan mereka.

Sayangnya, banyak dari kita yang masih merasa takut atau bahkan enggan untuk mengikuti donor darah karena takut di suntik atau pun takut nantinya badan menjadi lemas saat darah diambil. Padahal perbuatan mulia dalam bentuk donor darah itu tidaklah semenakutkan yang kita kira.

Malah justru sebaliknya, ada banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari mendonorkan sedikit darah kita untuk mereka yang membutuhkan. Kira-kira apa saja ya manfaat donor darah?. Berikut sejumlah alasan mengapa kamu tak perlu takut mendonorkan darah.
Alasan Serta Manfaat Donor Darah Yang Perlu Kamu Ketahui


1. Jarum Suntik yang Bersih dan Steril


Kamu tidak perlu takut atau phobia dengan kondisi jarum suntik donor darah yang tidak steril, bekas pakai atau tidak higienis, karena setiap satu jarum suntik hanya digunakan untuk satu orang pendonor saja. Setiap jarum suntik bekas pakai yang digunakan untuk mengambil darah akan langsung dibuang ke tong sampah medis. Jadi jangan khawatir apalagi takut ya sebab setiap petugas donor pasti menerapkan kesterilan sebuah jarum suntik. Jadi mulai sekarang kamu hilangkan tuh pemikiran-pemikiran yang seperti itu.


2. Donor Darah Itu Cuma Sebentar


Banyak orang yang menyangka proses donor darah menyakitkan. Padahal dulu sewaktu SD kamu diimunisasi dan tetap baik-baik saja kan?. Tau gak kamu kalau prosedur donor darah dimulai dari pemeriksaan hemoglobin dengan menusuk jari manis. Persis seperti saat kamu cek darah di klinik untuk mengetahui penyakit asam urat dan kolesterol. Tenang saja, karena rasanya itu mirip seperti digigit semut. Kemudian berlanjut dengan pemeriksaan tekanan darah. Setelah itu, barulah lenganmu disuntik. Tidak perlu takut. Setelah jarum suntik memasuki pembuluh darahmu, kamu hanya akan merasa sedikit pegal. Prosesnya pun hanya berlangsung selama 10-15 menit. Jadi, sakit yang kamu rasakan hanya sesaat kok, gak sesakit waktu kamu ditinggalin si dia pas lagi sayang-sayangnya ðŸ˜‚


3. Membakar Kalori Tubuhmu


Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa proses pendonoran darah dapat membakar kalori. Jadi, kamu yang ingin menjaga berat badan bisa mendapatkannya dengan mendonorkan darah. Prosesnya singkat, manfaatnya mengenakkan. Namun yang perlu kamu ingat, donor darah hanya bisa dilakukan tiga bulan sekali dan berat badanmu harus minimal 45 kg.


4. Mencegah Penyakit Jantung dan Kanker


Jumlah zat besi yang berlebihan dapat mempercepat pembentukan kolesterol yang beresiko terhadap penyakit jantung. Salah satu cara untuk mengontrolnya yaitu dengan mendonorkan darahmu. Selain terhindar dari penyakit jantung, donor darah juga dapat mengurangi resiko penyakit kanker lho. Jadi, darahmu tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tapi juga besar manfaatnya buat kamu sendiri.


5. Bisa Perikasa Kesehatan Gratis


Donor darah juga menjadi semacam pemeriksaan kesehatan diri sendiri. Sebelum mendonorkan darah, kamu akan menjalani tes berat badan, hemoglobin, dan tekanan darah. Setelah mendonorkan darah, maka dilanjutkan dengan menjalani tes penyakit menular seperti HIV/AIDS. Jika terjadi hal negatif yang berdampak pada darahmu, petugas pasti akan memberitahu dan memberikan solusinya. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan kocek mahal untuk tes darah di luar, cukup dengan mendonorkan darah aja.


6. Hidup Kamu Jadi Lebih Sehat


Jika kamu memang berniat untuk menjadi pendonor tetap setiap tiga bulan sekali, kamu pasti akan berusaha memenuhi kriteria pendonor, yaitu hidup sehat. Menjaga pola tidur, mengurangi konsumsi alkohol, obat kimia, apalagi rokok adalah contoh beberapa pola hidup sehat yang harus kamu terapkan. Dengan begitu, kamu akan memiliki darah yang berkualitas untuk didonorkan kepada mereka yang membutuhkan.


7. Kalau Lagi Beruntung Bisa Dapet Hadiah


Umumnya setiap penyelenggara donor darah selalu menyediakan bingkisan berupa susu, biskuit, dan suplemen penambah darah untuk mengembalikan energi. Bahkan ada juga yang menyediakan hadiah menarik, dari mulai goody bag berisi alat tulis, kaos, voucher makan gratis hingga perabotan rumah tangga. Kamu tidak perlu ragu dengan darahmu yang berkurang. Dalam waktu dua hari, 7 % darahmu sudah kembali lagi, bahkan darahmu setelah di donorkan jauh lebih dibanding sebelum donor.


8. Penyelamat Bagi Nyawa Orang Lain


Seperti yang telah diutarakan di awal, membantu orang lain tidak hanya terbatas pada soal uang dan uang saja. Dengan mendonorkan darah, kamu berarti telah menyelamatkan nyawa orang lain lho. Orang-orang yang bakal terbantu berkat donor kamu diantaranya seperti mereka yang kehilangan darah akibat kecelakaan, ibu hamil yang mengalami pendarahan dan berbagai kondisi medis lainnya yang mengharuskan seseorang harus transfusi darah. Berikanlah sekantong darahmu untuk mereka. Dengan begitu, kamu telah melakukan satu aksi 'heroik' nyata yang bahkan lebih nyata daripada seorang superhero, yaitu menyelamatkan nyawa orang lain dengan cara yang paling konkret.

Bagaimana? Dari uraian 8 alasan di atas, apa kamu masih ragu untuk mendonorkan darah? Semoga saja tidak ya. Karena donor darah tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tapi juga dirimu sendiri.

Postingan populer dari blog ini

Dikepung Polusi? Lakukan 5 Kebiasaan Baik ini Agar Paru-Parumu Sehat

Polusi Udara  | Pixabay Bukan rahasia lagi jika di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jakarta dan sekitarnya, sedang mengalami fenomena penurunan kualitas udara. Berbagai solusi pun coba diterapkan, namun faktanya itu tidak benar-benar efektif mengatasinya. Asap kendaraan bermotor, sisa pembakaran dan limbah industri, dan aktivitas manusia lainnya telah menciptakan lingkungan yang semakin tercemar, dan ini jelas bisa berdampak panjang pada kesehatan paru-parumu dan kualitas hidupmu.  Sambil menunggu perbaikan kualitas udara di kotamu, mending kita simak yuk beberapa kebiasaan baik agar paru-paru kamu tetap sehat. Gunakan Masker  Saat kamu berada di luar rumah dan terpapar polusi udara, seperti asap kendaraan atau asap pabrik, gunakan masker udara khusus yang dirancang untuk menyaring partikel kecil yang bisa masuk ke paru-parumu dan merusaknya.  Masker udara ini dapat membantu kamu menghirup udara yang lebih bersih, menjaga kesehatan paru-parumu, dan mengurangi ...

Viral Istilah Toxic Leadership. Memang Apa Sih Bahayanya?

Toxic Leadership | Pixabay Saat ini dunia sosial media sedang dihebohkan dengan istilah toxic leadership . Istilah ini semakin sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan di berbagai media sosial, dan umumnya dibahas oleh kebanyakan para pekerja.  Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan toxic leadership itu dan mengapa istilah ini begitu viral? Lebih penting lagi, apa bahayanya bagi individu dan organisasi? Mari kita membahasnya secara mendalam. Mengenali Toxic Leadership Sesuai dengan namanya, toxic leadership merujuk pada gaya kepemimpinan seseorang yang dianggap merugikan, dan destruktif, yang cenderung menimbulkan kerusakan (fisik maupun mental) dalam lingkungan kerja.  Hal ini dapat mencakup perilaku yang mengintimidasi, memicu ketidakamanan (seperti penghinaan, pemaksaan), menyalahgunakan kekuasaan, dan bahkan mengarah pada perlakuan diskriminatif terhadap anggota tim atau bawahan. Ciri-ciri dari seorang pemimpin toksik diantaranya:  Sangat manipulatif,  Cen...

5 Indikator Ini Bukti Kalau Kondisi Finansial Kamu Sehat

Indikator Kesehatan Finansial| Pixabay Kesehatan finansial merupakan salah satu aspek penting yang berdampak besar pada kualitas hidupmu secara keseluruhan, sekaligus lebih mendekatkan kamu pada tujuan utama keuangan, yakni financial freedom .  Kondisi finansial yang sehat juga dapat memberikan kestabilan, keamanan dan kebebasan finansial yang memungkinkan kamu mencapai tujuan hidup dengan lebih baik, bukan hanya untuk dirimu, tapi juga untuk orang-orang disekitar kamu.  Dalam artikel ini kita akan membahas 5 indikator yang menjadi bukti jika kondisi finansial kamu dalam keadaan sehat. Pendapatan yang Stabil  Indikator pertama yang menunjukkan kesehatan finansialmu adalah memiliki pendapatan yang stabil, minimalnya cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, terutama sandang, pangan dan papan.  Jika penghasilan kamu sudah bisa menutupi pengeluaran rutin, tanpa harus bergantung pada utang atau bantuan finansial tambahan lainnya dari pihak ketiga, maka kamu bisa...