Langsung ke konten utama

Memahami Spesifikasi Genset Diesel Rumah Sakit

Cara Mengatasi Rambut Rontok Berlebihan Dengan Bahan Alami

Rambut Rontok Berlebihan
Rambut Rontok Berlebihan | Image: Pixabay

Rambut rontok merupakan hal yang wajar dan bisa terjadi kepada siapa saja. Faktanya, dilansir dalam WebMD, orang dewasa rata-rata memiliki sekitar 10-15 ribu helai rambut, dimana sekitar 50-100 helai rambut tersebut rontok setiap hari.

Namun yang jadi masalah, ada banyak faktor yang menyebabkan kita mengalami masalah rambut rontok berlebih. Tentu ini tidak boleh dibiarkan, pasalnya rambut rontok secara berlebih bisa menyebabkan kebotakan permanen. 

Nah buat kamu yang mengalami masalah rambut rontok berlebih, berikut beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi rambut rontok berlebih.


  1. Minyak Kelapa 

Minyak kelapa sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami terbaik untuk mengatasi masalah rontok. Tapi ingat, yang dimaksud disini bukan minyak goreng (minyak sawit), tapi VCO alias virgin coconut oil.

Cara mengatasi rambut rontok dengan minyak kelapa tergolong mudah, kamu tinggal ikuti saja langkahnya berikut ini.

  • Siapkan 2-3 sdt minyak kelapa 

  • Hangatkan dengan api kecil. 

Setelah hangat, kamu bisa mengoleskan minyak kelapa ke kulit kepala. Lakukan pijatan ringan agar minyak kelapa mudah meresap di kulit. Diamkan selama 20-30 menit, kemudian cuci rambut dengan shampoo.


  1. Teh Hijau

Selain digunakan sebagai pereda stres, ternyata teh hijau cukup efektif untuk mengatasi masalah rambut rontok. Kamu bisa memanfaatkan teh hijau dalam kemasan celup atau teh hijau seduh biasa.

Caranya, seduh teh hijau seperti biasa, kemudian diamkan air teh hijau tersebut semalaman. Pagi-pagi kamu bisa mengguyurkan air teh hijau itu ke seluruh bagian kulit kepala. Lakukan pijatan ringan agar teh hijau meresap sempurna. 

Tunggu hingga kering, dan bilas dengan air bersih. Jika buru-buru, kamu bisa langsung beraktivitas tanpa harus membilasnya. 


  1. Lidah Buaya

Lidah buaya merupakan bahan alami yang ampuh mengatasi masalah rambut rontok, mengendalikan produksi minyak di kulit kepala, dan mengatasi masalah ketombe. Selain itu, lidah buaya bisa bermanfaat untuk mempertebal rambut kamu lho!

Caranya mudah, ambil daging lidah buaya, kemudian oleskan ke kulit kepala hingga merata. Lakukan pijatan ringan agar nutrisi yang ada dalam lidah buaya bisa terserap maksimal. Diamkan selama 30 menit.

Setelah itu, kamu bisa langsung mencuci rambut dengan menggunakan shampoo. Lakukan perawatan ini sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.

 

  1. Ginseng

Ginseng sudah lama dikenal sebagai bahan alami dengan segudang manfaat. Selain meningkatkan stamina, ginseng ternyata punya banyak manfaat untuk kecantikan, salah satunya mengatasi masalah rambut rontok berlebih. 

Kamu bisa mengkonsumsi ginseng untuk perawatan dari dalam, dan menggunakan minyak ginseng atau menggunakan produk perawatan rambut yang mengandung ginseng untuk perawatan dari luar. 

Ginseng bekerja dengan cara melebarkan folikel rambut, merangsang pertumbuhan rambut dan menguatkan akarnya. 


  1. Bawang Merah

Jika masalah rambut rontok berlebih yang kamu alami disebabkan oleh ketombe dan minyak berlebih di kulit kepala, bawang merah bisa jadi solusi untuk mengatasinya. Caranya cukup parut bawang merah, dan jadikan masker rambut. 

Saat mengaplikasikannya, pastikan kamu melakukan pemijatan ringan di kulit kepala. Setelah itu, tunggu selama 30 menit agar kandungan dalam bawang merah bisa diserap lebih optimal. 

Cuci rambut hingga bersih dengan menggunakan shampoo. Lakukan perawatan ini 2-3 kali dalam seminggu hingga masalah rambut rontok teratasi.

Postingan populer dari blog ini

Dikepung Polusi? Lakukan 5 Kebiasaan Baik ini Agar Paru-Parumu Sehat

Polusi Udara  | Pixabay Bukan rahasia lagi jika di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jakarta dan sekitarnya, sedang mengalami fenomena penurunan kualitas udara. Berbagai solusi pun coba diterapkan, namun faktanya itu tidak benar-benar efektif mengatasinya. Asap kendaraan bermotor, sisa pembakaran dan limbah industri, dan aktivitas manusia lainnya telah menciptakan lingkungan yang semakin tercemar, dan ini jelas bisa berdampak panjang pada kesehatan paru-parumu dan kualitas hidupmu.  Sambil menunggu perbaikan kualitas udara di kotamu, mending kita simak yuk beberapa kebiasaan baik agar paru-paru kamu tetap sehat. Gunakan Masker  Saat kamu berada di luar rumah dan terpapar polusi udara, seperti asap kendaraan atau asap pabrik, gunakan masker udara khusus yang dirancang untuk menyaring partikel kecil yang bisa masuk ke paru-parumu dan merusaknya.  Masker udara ini dapat membantu kamu menghirup udara yang lebih bersih, menjaga kesehatan paru-parumu, dan mengurangi ...

Viral Istilah Toxic Leadership. Memang Apa Sih Bahayanya?

Toxic Leadership | Pixabay Saat ini dunia sosial media sedang dihebohkan dengan istilah toxic leadership . Istilah ini semakin sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan di berbagai media sosial, dan umumnya dibahas oleh kebanyakan para pekerja.  Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan toxic leadership itu dan mengapa istilah ini begitu viral? Lebih penting lagi, apa bahayanya bagi individu dan organisasi? Mari kita membahasnya secara mendalam. Mengenali Toxic Leadership Sesuai dengan namanya, toxic leadership merujuk pada gaya kepemimpinan seseorang yang dianggap merugikan, dan destruktif, yang cenderung menimbulkan kerusakan (fisik maupun mental) dalam lingkungan kerja.  Hal ini dapat mencakup perilaku yang mengintimidasi, memicu ketidakamanan (seperti penghinaan, pemaksaan), menyalahgunakan kekuasaan, dan bahkan mengarah pada perlakuan diskriminatif terhadap anggota tim atau bawahan. Ciri-ciri dari seorang pemimpin toksik diantaranya:  Sangat manipulatif,  Cen...

5 Indikator Ini Bukti Kalau Kondisi Finansial Kamu Sehat

Indikator Kesehatan Finansial| Pixabay Kesehatan finansial merupakan salah satu aspek penting yang berdampak besar pada kualitas hidupmu secara keseluruhan, sekaligus lebih mendekatkan kamu pada tujuan utama keuangan, yakni financial freedom .  Kondisi finansial yang sehat juga dapat memberikan kestabilan, keamanan dan kebebasan finansial yang memungkinkan kamu mencapai tujuan hidup dengan lebih baik, bukan hanya untuk dirimu, tapi juga untuk orang-orang disekitar kamu.  Dalam artikel ini kita akan membahas 5 indikator yang menjadi bukti jika kondisi finansial kamu dalam keadaan sehat. Pendapatan yang Stabil  Indikator pertama yang menunjukkan kesehatan finansialmu adalah memiliki pendapatan yang stabil, minimalnya cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, terutama sandang, pangan dan papan.  Jika penghasilan kamu sudah bisa menutupi pengeluaran rutin, tanpa harus bergantung pada utang atau bantuan finansial tambahan lainnya dari pihak ketiga, maka kamu bisa...