Langsung ke konten utama

Memahami Spesifikasi Genset Diesel Rumah Sakit

Arti Loveless Relationship dan Solusi Terbaiknya Mengatasinya

Arti Loveless Relationship
Arti Loveless Relationship | Pixabay

Pernah nggak sih kamu dicurhati teman atau kerabat gara-gara pacarnya berubah. Jika dulu dia selalu ready kapanpun dan dimanapun, kini dia lebih memilih nongkrong sama temennya, ketimbang duduk manis sama pasangannya. 

Mereka juga masih melakukan rutinitas yang umumnya dilakukan pasangan, seperti berhubungan intim untuk pasangan yang sudah menikah. Tapi hubungan tersebut tidak ada nyawanya, hanya sebatas gugur ‘kewajiban’ saja.


Ada Kemungkinan Loveless Relationship

Ini perlu disclaimer dulu ya. Kondisi yang dijabarkan di atas bisa terjadi karena banyak faktor. Mungkin karena hubungan yang sedang berada di fase kebosanan, sedang berada dalam tekanan atau stres dan lainnya. 

Namun yang akan kita bahas adalah loveless relationship, yakni kondisi ketika seseorang menjalin hubungan asmara tanpa adanya rasa cinta. 

Kasus seperti ini tidak hanya terjadi pada pasangan yang baru pacaran saja, tapi juga banyak terjadi pada pasangan yang sudah menikah. Umumnya, loveless relationship banyak menimpa pasangan yang menikah karena perjodohan paksa. 

Selain karena perjodohan paksa, ada beberapa alasan lainnya kenapa bisa muncul masalah loveless relationship ini, diantaranya:


  • Menerima pasangan untuk menjalin hubungan karena kasihan, atau nggak tega (nggak berani) untuk menolak. 

  • Menerima pasangan karena ketika itu sedang jomblo. 

  • Karena faktor gengsi. Teman-teman yang lain sudah berpasangan sementara kamu belum, atau karena bosan ditanya ‘kapan nikah?’.

  • Karena umur sudah tua, sementara kamu masih sendirian.

  • Karena dia orangnya baik, karena dia sukses, orang kaya, anak pejabat, public figure, tokoh masyarakat, dan lainnya.

Kebanyakan orang yang mengalami loveless relationship berharap cinta akan datang dengan sendirinya. Namun setelah lama ditunggu, ternyata perasaan tersebut tidak kunjung hadir sehingga mereka terpaksa bertahan dalam hubungan tanpa cinta. 


Loveless Relationship Karena Nggak Paham Cinta 

Selain alasan-alasan di atas, ada juga alasan lainnya yang cukup ‘menggelikan’, namun faktanya ini nyata dan masih banyak terjadi di era modern ini. Karena kamu nggak paham dengan apa yang namanya cinta. 

Dalam ilmu psikologi, ada sebuah teori tentang cinta yang namanya triangle theory of love alias teori segitiga cinta. Dalam teori tersebut dijelaskan jika cinta terbangun dalam tiga aspek utama, yakni:


  • Ketertarikan secara fisik. Misalnya karena dia cakep, tubuhnya bagus, gaya rambutnya bagus, dan lainnya.

  • Kedekatan atau intimasi, atau kondisi ketika kamu sudah saling memahami, sehingga masing-masing merasa cocok.

  • Komitmen, yakni setiap pasangan punya komitmen untuk membangun sebuah hubungan, dan saling menjaga hubungan tersebut. 

Ketiga faktor tersebut harus terkumpul menjadi satu. Tidak bisa seseorang mengaku saling mencintai jika hanya berlandaskan ketertarikan fisik saja, atau karena sudah saling mengenal satu sama lain. 


Apa Solusi Dari Loveless Relationship?

Bagaimana jika kita terjebak dalam hubungan tanpa cinta? Hal pertama yang harus dilakukan adalah, bangun komunikasi positif. Coba untuk jujur tentang perasaanmu, dan apa yang kamu harapkan darinya. 

Kamu pun harus mendengarkan setiap penjelasan yang diberikan pasangan dengan baik, dan dengarkan pula apa yang diharapkan pasangan darimu. 

Setelah itu, cobalah untuk membuat poin-poin penting yang harus dilakukan agar benih-benih cinta tersebut tumbuh dalam kehidupanmu. Misalnya, dengan saling meluangkan waktu bersama, dan lainnya. 

Jangan lupa, pastikan kamu dan pasangan saling menjaga komitmen dalam hubungan. Semoga dengan trik tersebut kamu dan pasangan bisa saling menumbuhkan rasa cinta, sehingga terhindar dari kondisi loveless relationship.

Postingan populer dari blog ini

Dikepung Polusi? Lakukan 5 Kebiasaan Baik ini Agar Paru-Parumu Sehat

Polusi Udara  | Pixabay Bukan rahasia lagi jika di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jakarta dan sekitarnya, sedang mengalami fenomena penurunan kualitas udara. Berbagai solusi pun coba diterapkan, namun faktanya itu tidak benar-benar efektif mengatasinya. Asap kendaraan bermotor, sisa pembakaran dan limbah industri, dan aktivitas manusia lainnya telah menciptakan lingkungan yang semakin tercemar, dan ini jelas bisa berdampak panjang pada kesehatan paru-parumu dan kualitas hidupmu.  Sambil menunggu perbaikan kualitas udara di kotamu, mending kita simak yuk beberapa kebiasaan baik agar paru-paru kamu tetap sehat. Gunakan Masker  Saat kamu berada di luar rumah dan terpapar polusi udara, seperti asap kendaraan atau asap pabrik, gunakan masker udara khusus yang dirancang untuk menyaring partikel kecil yang bisa masuk ke paru-parumu dan merusaknya.  Masker udara ini dapat membantu kamu menghirup udara yang lebih bersih, menjaga kesehatan paru-parumu, dan mengurangi ...

Viral Istilah Toxic Leadership. Memang Apa Sih Bahayanya?

Toxic Leadership | Pixabay Saat ini dunia sosial media sedang dihebohkan dengan istilah toxic leadership . Istilah ini semakin sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan di berbagai media sosial, dan umumnya dibahas oleh kebanyakan para pekerja.  Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan toxic leadership itu dan mengapa istilah ini begitu viral? Lebih penting lagi, apa bahayanya bagi individu dan organisasi? Mari kita membahasnya secara mendalam. Mengenali Toxic Leadership Sesuai dengan namanya, toxic leadership merujuk pada gaya kepemimpinan seseorang yang dianggap merugikan, dan destruktif, yang cenderung menimbulkan kerusakan (fisik maupun mental) dalam lingkungan kerja.  Hal ini dapat mencakup perilaku yang mengintimidasi, memicu ketidakamanan (seperti penghinaan, pemaksaan), menyalahgunakan kekuasaan, dan bahkan mengarah pada perlakuan diskriminatif terhadap anggota tim atau bawahan. Ciri-ciri dari seorang pemimpin toksik diantaranya:  Sangat manipulatif,  Cen...

Beberapa Keunggulan yang Dimiliki Oleh Oppo A57

Tak lengkap rasanya kalau hanya membeli produk Oppo A57 tanpa terlebih dahulu mengetahui spesifikasi detailnya. Sehingga tidak bisa memastikan kalau fitur yang disajikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan dirasa fungsional. Hal ini tentu perlu diperhatikan sebab membeli smartphone tidak bisa melepaskan faktor kelebihan dan kekurangan dari produk yang dipilih tersebut. Sehingga perlu dicari tahu dulu supaya menekan resiko menyesal sudah membelinya, kalau ditukar dijamin susah dijual pun sudah laku murah. Oppo menjadi salah satu vendor smartphone yang saat ini banyak dipilih masyarakat karena kualitas setiap produknya terbukti tidak mengecewakan. Apabila anda juga merasakan jatuh hati pada produknya maka bisa memilih yang sekiranya cocok dengan kebutuhan dan kepribadian. Salah satu pilihan menarik dari Oppo adalah A57 yang hadir dari seri A dan tentu berbeda dengan seri selfie expert yang lebih dulu dirilis. Terdapat beberapa perbedaan mencolok antara A57 ini dengan seri selfie e...